Siapa tidak suka minum jus ataupun minuman manis lainnya ditambah dengan es batu, sungguh sangat menyegarkan.
Tapi tahukah anda fakta di balik segar dan menggodanya es batu ?
INI DIANTARA FAKTA SEPUTAR ES BATU
Minum minuman dingin menyebabkan kegemukan, karena es menghambat pelarutan lemak yang masuk ke dalam tubuh. Bayangkan jika setelah makan mi ayam yang kuahnya berlemak kita langsung mengkonsumsi sirup, ditambah es batu.
Es batu yang digunakan di restoran cepat saji ternama diteliti mengandung banyak bakteri E. Coli (yang juga terdapat dalam kotoran manusia!) , karena es tersebut dibuat dari air mentah. Belum lagi tangan penyaji yang tidak bersih, setelah menggaruk-garuk kepala dan lainnya. Bagaimana halnya dengan dagangan di pinggir jalan ?
Mengapa ikan yang kita konsumsi, baik dari pasar tradisional maupun swalayan terkadang berbau kaporit ? Karena ikan didinginkan/diawetkan menggunakan batu es, yang berasal dari air keruh yang diberi clhorine (pemutih).
Sebuah pabrik es balok pernah digerebek petugas kepolisian karena diduga menggunakan sumber air sungai kotor yang banyak mengandung limbah.
Itulah mengapa banyak penderita tyfus adalah mereka yang suka jajan. Dan kambuh karena mereka kembali menjalankan hobinya, jajan.
Jika memungkinkan, biasakan membawa bekal, dan buatlah sendiri batu es di rumah, agar keluarga tidak terbiasa memuaskan selera jajan sehingga terjadi akibat yang tidak diinginkan akibat mengkonsumsi makanan yang kurang higienis.
Kesehatan tubuh adalah sebuah akibat dari upaya pencegahan dan kehati-hatian.
Sebuah penelitian mengungkapkan, ucapan basmalah (bismillaahirrahmaanirrahiim), mampu membunuh bakteri yang terdapat pada binatang yang disembelih. Itulah barangkali hikmah dibalik sunah rasullullah menyuruh kita mengucapkan -hanya-basmallah sebelum makan, dan bukannya mengucapkan do'a sebelum makan yang sudah mahsyur (allaahumma bariklanaa dst), karena memang tidak ditemukan hadist yang terkait, disamping itu juga orang nasrani biasa melakukannya (memberkati makanan)
Allahu a'lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar