Selasa, 24 November 2015

'PENYAKIT AKUT' YANG BANYAK MENJANGKITI GURU


Menjadi guru yang baik, cukup menguras energi dan pikiran, karena harus menguasai ilmu pendidikan, memahami materi yang akan disampaikan, mengerti psikologi kejiwaan dan perkembangan anak, pokoknya harus kompeten, cakap.

Ada juga hal lainnya yang mempengaruhi kinerja guru sehingga kurang optimal, diantaranya adalah :

Mual
Yaitu mutu anak lemah, sehingga daya serap anak (siswa) agak kurang dibandingkan teman seusianya.

Tipes
Yaitu guru tidak punya selera mengajar, terpaksa.
Guru harus profesional. Saat di depan murid, optimalkan usaha mengajar meski sedang galau.
Atau murid dalam keadaan tidak punya selera belajar karena kondisi psikis atau gurunya kurang disukai.

Kurap
Yaitu guru kurang rapi dalam persiapan mengajar, terbiasa copy paste RPP, dan mengajar seadanya.
Juga dalam penampilan, baju tidak rapi, sepatu tak pernah dicuci, dll

Kudis
Ini juga penting, yaitu kurang disiplin. Tidak mematuhi tata tertib, kurang menghargai atasan, dan tidak bisa mengatur waktu sehingga suka telat. Juga suka menunda dan menumpuk tugas.

Asam urat
Berkaitan dengan tipes, yaitu asal menyampaikan, referensi/acuan mengajar kurang akurat.

Lesu
Lemah asupan energi, makan seadanya, suka jajan dan tidak menjaga kesehatan sehingga sakit dan sering absen.

Diare
Dianggap remeh, kurang wibawa. Kadang perlu juga jaga image, pak/bu guru, jangan sampai dianggap komedian oleh murid.

TBC
Tidak bisa computer, maksudnya gaptek. Malas belajar, tak mau repot.

Hasilnya...?

Ginjal
Gaji nihil, alamat dirumahkan.

Mengajar maksimal, pendapatanpun maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar