Selasa, 23 Agustus 2016

PERTIMBANGKAN INI SEBELUM MEMILIH PESANTREN...!

another boarding school behind the scane...

(pesantren bukan pilihan terakhir)

Pagi kemarin telepon berdering, ketika kuangkat, tangis histeris diujung telepon sana...
Kenapa? Tanyaku..

Aku dari minggu lalu mau telepon kamu, tapi musibahmu lagi bertubi-tubi, aku takut semakin membebanimu, tapi hari ini aku gak tahan lagi.. isaknya..

Iya kamu kenapa? Tanyaku lagi

Anakku marah, maki-maki aku di telepon gara - gara minta pulang karena gak kerasan di pondok. Aku berusaha kasih penjelasan, tapi bantahannya membuatku gak sanggup lagi menjawab ucapannya.

====================================
Mama gak buang kamu kesitu. Jusru mama masukin pondok karena mama tau mama gak punya ilmu agama yang cukup buat ngedidik Aa. Mama pingin Aa jadi anak shalih.

Enggak ... mama gak pingin ngedidik Aa, mama gak pingin Aa jadi anak shalih...mama bohong..

Kok Aa ngomongnya gitu sih?

Iya.. kalau mama pingin ngedidik Aa dan mama tau mama gak punya ilmu agama yang cukup kenapa mama gak belajar agama? Kenapa mama gak pergi pengajian? Kenapa mama sibuk kerja? Kenapa mama kalau waktu luang nonton tv, mainan handphone, pergi sama temen-temen mama? Mama tukang bohong. Tugas ibu itu mendidik anaknya bukan cari uang. Kata mama Aa amanah dari Allah, kenapa bukan mama yang jaga dan didik Aa, kenapa? Mama gak seneng? Gak bersyukur punya anak Aa? Mustinya mama kayak tante *i*a gak punya anak, biar gak cape dan gak susah ngurus anak. Biar mama gak buang aku ke sini.

====================================

Abis dia ngomong gitu aku gak sanggup lagi ngomong sama dia di telepon Er... Minggu kemarin jadwal orang tua jenguk, aku gak sanggup ketemu dia. Papanya aja yang kesana. Kata suamiku, anaknya diam aja. Aku musti gimana Er? Apa aku bawa aja dia pulang terus sekolahin disini ya? Dia bercerita sambil terisak-isak.

Aku terdiam lama..... cuma bisa menarik nafas. Kata-kata putra tunggalnya rasanya menamparku dan menusuk hatiku juga... Jeng... Apa membawanya pulang akan menyelesaikan masalahmu? atau malah melahirkan masalah baru?

Aku gak tau Er... pikiranku buntu. Anak itu gak berpikir, berpisah dari dia membuatku menangis siang malam merindukan dia... sakit hatiku sakit.... teganya anakku berpikir begitu, isaknya diujung telepon.

Dia ABG yang sedang meluapkan kerinduannya, kemarahannya karena dia tidak bisa mengendalikan hatinya. Jangan dimasukin hati. Jadi seorang ibu harus punya jiwa memaafkan, bahkan sebelum anak membuat kesalahan. Daripada energi habis terkuras untuk menangis, mending pikir solusinya apa, kataku berusaha menenangkan.

Aku gak bisa mikir er..suamiku pun sama, kita gak tau musti gimana? Dia menjawab dengan isakannya.

Makian anak itu adalah buah dari caramu mendidiknya. Andai dia sejak kecil tertanam akidah dan akhlak yang baik, dia gak akan memaki mu. Jadi sebelum kamu mengumbar rasa sakitmu atas ucapannya, akui saja dulu kalau ini terjadi juga karena kontribusimu dan suamimu. Apa yang dia ucapkan gak 100% salah kan?

Enggak.... aku akui dia bener... kami yang lalai. Kami pikir dengan uang yang cukup kita bisa menyekolahkan anak ditempat yang bagus agar dia jadi anak shalih... suaranya lirih terdengar.

Jadi menurutku, mungkin ini saatnya kamu dan suamimu berbenah diri. Memperdalam ilmu agama, datangi putramu, peluk dia, minta maaf kalau selama ini kamu lalai memenuhi hak nya. Minta waktu untuk memperbaiki diri dan memperdalam ilmu agama, dan selama masa perbaikan itu minta anak bertahan dulu di pondok dan beri pengertian setelah semuanya membaik, kalian bisa berkumpul lagi. Aku rasa setelah dia melewati fase kritis adaptasi di lingkungan baru, dia telah mendapat sahabat dan mengikuti ritme kegiatan pondok, dia akan berubah pikiran. Yang penting kamu tunjukan sama dirimu sendiri dan sama anakmu bahwa kamu berusaha menjadi orang tua yang baik dan berusaha memperbaiki diri. Andai mendidik anak shalih itu hal yang mudah, pasti bukan surga balasannya... palingan kipas angin doang jeng... paling banter blender...jadi musti sabar, musti tegar, musti punya hati seluas samudra... kataku berusaha menghiburnya.

Masih terdengar isaknya diujung telepon sana.

Wudhu... shalat dhuha, kalau perlu shalat istiqarah minta Allah kasih petunjuk mana langkah yang terbaik.

Iya... jawabnya lemah...

====================================

Pagi ini dia menelepon lagi,
Er... aku putuskan aku re-sign. Aku hari ini ajukan ke kantor. setelah itu aku mau pakai waktuku memperdalam ilmu agama, mau kutebus kelalaianku kemarin, mumpung Allah masih kasih aku waktu memperbaiki diri.

Yakin?? Tanyaku...sudah dipikir masak-masak? Tanyaku lagi

Yakin 1000%  benar kata anakku, tugasku mendidik anak bukan cari uang. Rejeki dari Allah sudah tertakar. Makasih udah bantu aku cari solusi yaa.... you are my best... suaranya begitu cerah....

Aku tersenyum..... selamat berjuang buat jadi seorang ibu yang hebat..... Semoga Allah memudahkan.

Aamiin.....

Senin, 08 Agustus 2016

Rahasia di balik game pokemon go dan aplikasi berbahaya lainnya.


#EqwanFhmiey(facebook), berkomentar (Dengan diedit oleh blogger);

Baca baca komentar di fb tentang privasi dan bahaya Pokémon GO.

Antaranya komen berbunyi lebih kurang isinya :
1. Musuh akan tahu military base.
2. Privasi rumah terancam.
3. Musuh bisa mengikuti langkah dan gerak gerik  kita.
4. Musuh bisa tahu ke mana kita pergi dari hari ke hari.
5. Dan lain lain komentar yang berkaitan dengan privasi.

Saya bukan tak suka  Pokémon GO ni. Tapi saya melihat ini hanya kenyataan yang bersifat paranoid. Saya yang hari hari terbiasa berkutat dengan teknologi, baca tentang teknologi jadi mengerti sedikit tentang hal ini.

Pokémon GO menggunakan GPS (Global Positioning System) yang mana semua smartphone telah ada GPS terpasang aplikasinya baru bisa mengunduhnya.

Sebenarnya bukan sahaja Pokémon GO boleh akses GPS, malah yg lebih hebat lagi adalah facebook. Dengan mudah facebook boleh tahu di mana lokasi kita. Bahkan dengan gambar kita dan lokasi. Itulah mengapa fb meminta kita untuk menandai foto yang akan kita bagikan, atau meminta kita berbagi lokasi.

Sebagian orang tak mempermasalahkan 'kebijakan' fb ini, karena merasa tak ada yang perlu ditakutkan karena mereka bukan teroris.

Fb, google dan lainnya telah kita biarkan memata-matai kita dengan sukarela. Bahkan menjadikannya untuk sarana menjadi terkenal.

Begitu juga dengan Google. Google Maps antara GPS paling hebat. Dan Google juga telah membeli syarikat Waze beberapa tahun lalu, yang mana Waze merupakan syarikat dan teknologi dari Israel.

Manakala Waze pula adalah aplikasi GPS yg diintergrasikan dengan media sosial paling banyak digunakan pada peranti pintar. Dan, taukah anda, Waze juga menyimpan history ke mana anda lawat?  Syarikat Israel + media sosial + history. Wow! Tak cukup bahaya kah itu?

Itulah diantara sebab negeri kita mudah ditaklukkan secara moral.

Jadi, seandainya Pokémon GO berbahaya atas sebab privasi, anda juga seharusnya tak guna media sosial yg lain, yaitu Waze, Google Maps, Nokia HERE, atau pun Apple Maps sekali pun.

Tiada satu pun syarikat pembangun GPS adalah milik muslim. Tambah lagi, smartphone sekarang pun telah ada pemindai cap jari. Data apalagi  tentang diri kita yang mereka belum punya?

Dan jika anda kata disebabkan Pokémon GO lah musuh bisa mendeteksi military base, anda ternyata salah.
GPS adalah aplikasi yang sangat hebat yang mana ia berhubung dengan server dan satelit yang ditempatkan di orbit yang mana satelit tersebut mempunyai kemampuan sama seperti bumi berputar.

Terimakasih sudah membaca, penulis akan lanjutkan pada tulisan lain, in syaa Allaah.

Minggu, 07 Agustus 2016

DERITA PARA AHLI KUBUR, TERGANTUNG AMALANNYA DAN DO'A YANG MASIH HIDUP

Harapan para ahli kubur adalah do'a.
.
Kisah yang diceritakan oleh seorang Hamba ALLAH tentang mimpi Seorang Wali Ditanah Perkuburan ,di dalam mimpi wali itu,  wali tu ternampak roh ahli-ahli kubur sedang kais-kais rumput seperti mencari sesuatu.
.
Tetiba beliau terlihat ada seorang roh ahli kubur yg sudah berusia sedang duduk berehat diatas kuburnya sendiri .
Beliau mengambil keputusan untuk bertanyakan kepada roh orang tua tersebut.
.
Wali :
Pakcik, kenapa pakcik sedang duduk berehat dgn tenang sedangkan ramai ahli kubur yg lain sedang mengais-gais rumput disitu.
.
Roh Org tua itu :
Jikalau kau nak tahu jawapannya,
esok kau pergi ke pasar dan cari penjual daging yg masih muda di pasar.
Penjual daging itu ialah anak aku sendiri.
.
Wali tersebut pun beredar daripada situ dan terjaga dari mimpinya.
Keesokan harinya.
Wali tu pun menjumpai penjual daging muda di pasar tersebut.
Beliau hanya memerhati dari jauh kelakuan penjual daging tersebut.
.
Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al Qur'an.
Wali tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk berjumpa dengan pemuda tersebut.
.
Wali: Assalammualaikum orang muda,
saya ada beberapa soalan untuk orang muda.
.
Penjual daging:
waalaikummussalam, ya boleh. Apakah soalannya itu?
.
Wali:
Adakah kamu ada seorang ahli keluarga yang meninggal dunia yang mempunyai kubur di kampung ini?
.
Penjual daging: Ya ada. Itu ialah bapaku.
.
Wali: Aku terlihat Roh ayahmu dalam mimpi ku.
Beliau tenang disana.
Apa yg kau lakukan untuk ayah kau wahai anak muda?
.
Penjual daging:
Aku membaca Al-Qur'an dan aku berdoa kpd Allah.
Jika bacaan aku itu terdapat pahalanya,
aku sedekahkan nya kepada ayahku.
.
* Iktibar dari Kisah ini
Kenapa Roh ahli kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ?
Jawapannya,
mereka sedang mencari tempias-tempias doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz  "Ala kulli muslimin wal muslimat,
wal mukminin wal mukminat".
.
Manakala roh pakcik tua yg hanya duduk berehat tersebut kerana doa anaknya hanya khas untuknya.
.
Pesanan:
Perbanyakkan berdoa untuk kedua ibu bapa kita,  saudara mara kita untuk kesenangan mereka di alam barzakh.
Doa seorang anak akan terus sampai kepada ibu bapanya,  terutamanya anak lelaki yang mana syurganya dibawah redha ibunya....
.
Tujuh penghantar kenikmatan dunia akhirat

Tujuh sunnah Nabi Muhammad SAW itu adalah:
.
Pertama:
Solat Tahajjud,
kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada solat tahajjudnya.
Pastinya doa akan mudah termakbul dan
menjadikan kita semakin hampir dengan Allah SWT.
.
Kedua:
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari,
alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
Paling tidak jika sesibuk manapun kita,
bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.
.
Ketiga:
Hadirkan diri ke masjid terutama di waktu subuh.
Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, kerana masjid merupakan pusat keberkatan,
bukan kerana panggilan muadzin
tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman  untuk memakmurkan masjid Allah SWT .
.
Keempat:
Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.
Yakinlah, kesan solat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.
.
Kelima:
Jaga sedekah setiap hari.
Allah menyukai orang yang suka bersedekah,  dan malaikat selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat kali ganda.
.
Keenam:
Jaga wudhu terus menerus kerana
Allah SWT menyayangi hamba yang berwudhu.
.
Berkata khalifah Ali bin Abu Thalib,
“Orang yang selalu berwudhuk senantiasa ia akan merasa selalu dalam keadaan solat walaupun ia belum lagi solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa,
Malaikat berdoa untuknya iaitu
"ampuni dosanya dan sayangi dia ya Allah SWT ”.
.
Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
.
Allaahu A'lam.
.
YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, AAMIIN

Sabtu, 06 Agustus 2016

DAYA TARIK TV BAGI LELAKI

Wahai isteri, jika suami sedang menonton TV, apalagi siaran yang dia suka. Jangan teriak2 untuk panggil dia, entah itu dari dapur atau tempat yang jauh walaupun dalam keadaan sedang mendesak.

Sebab telinga laki2 hanya fokus kepada tempat di mana ia sedang memandang. Ada kajian sains mengatakan lelaki hanya menggunakan satu telinga saja.

Maka dari itu telinga yang satu itulah hanya mendengar panggilan atau bunyi yang berada didekatnya saja. Lain daripada itu dia tidak dengar.

Biasakan apabila kita butuh bantuannya. Berjalanlah ke arahnya dengan tenang. Bila sudah dekat, tepuk bahunya, Bila dia menoleh barulah kita sampaikan apa yang ingin dibicarakan.

Di samping itu, lelaki memang kasar, tapi mereka tak suka wanita kasar apalagi yang suka teriak teriak. Bicaralah dengan lembut namun sesekali tegas.

Sebaliknya, telinga perempuan memang dijadikan "stereo" mampu mendengar berbagai sumber bunyi disekelilingnya terutama bunyi yang ada kaitan dengan pecakapan manusia. Jadi, wahai suami, jangan mengumpat atau berbisik2 karena walaupun istri berada di dalam "toilet". Dia masih bisa dengar dengan jelas apa yang sedang kalian bicarakan.
#reshare Peka Ikram dengan sedikit perubahan .

Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Selasa, 02 Agustus 2016

INSYAFNYA SEORANG ISISER

Karena Alasan-alasan Ini, Saya Tinggalkan Daulah Islamiyyah/ISIS

Muhammadiyah Garis Lurus, Suriah. Seorang mujahid mantan anggota “Daulah Islamiyyah”, atau kelompok Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, mengungkapkan kesaksiannya mengenai apa yang ia ketahui tentang kelompok itu.

Ia menyatakan bahwa ISIS tidaklah seperti apa yang terlihat dalam video-video propaganda mereka. Oleh karenanya ia menulis kesaksian ini agar kaum Muslimin tidak membuat kesalahan dengan “berhijrah” ke Daulah dan kemudian terjebak di sana.

Mujahid, yang tidak ingin disebutkan namanya untuk alasan keamanan dirinya dan saudara-saudara mujahidin lainnya yang masih berada di ISIS, menyatakan bahwa apa yang ia sampaikan berikut ini merupakan kebenaran yang akan ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala kelak.

http://www.mdgarislurus.com/2016/08/ini-alasan-saya-meninggalkan-isis.html

Berikut terjemahan kesaksian yang dirilis Selasa (17/3/2015) lalu.

Saya mulai dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih dan Penyayang, dan semoga shalawat serta salam tercurah atas utusan Allah, Muhammad.

Pertama-tama saya ingin mengatakan bahwa saya bersumpah demi Allah bahwa apa yang saya katakan adalah kebenaran dan saya akan menemui Allah dengan membawa kesaksian ini.

Banyak mantan anggota Jabhah Nushrah yang berpindah ke Daulah menulis tentang kesalahan yang mereka lihat di Jabhah Nushrah terutama mereka yang tinggal di Atmeh, tempat di mana kita semua tahu tidak ada pertempuran yang terjadi, yang ada hanyalah tempat yang penuh dengan kafe internet dan mereka yang membuang-buang waktu. Itu lebih mirip seperti Turki dibanding Suriah.

Izinkan saya mengatakan bahwa karena beberapa pengalaman buruk yang kalian dapatkan dari salah satu Amir atau kesalahan yang kalian temukan dari suatu kelompok Mujahidin, itu bukan berarti merepresentasikan kebijakan kelompok tersebut secara menyeluruh. Tapi banyak pendukung Daulah menganggapnya seperti itu. Kami akan mengungkapkan sejumlah kesesatan dari Jamaah Daulah dan semoga para Ikhwan dapat melihat kenyataan sebenarnya.

Saya telah melihat sejumlah saudara dan saudari terutama di Barat yang berpikir bahwa jalan keselamatan adalah dengan berhijrah ke Daulah Islamiyyah.

Saya akan membeberkan kesaksian saya dan semoga para pembaca dapat mengambil pelajaran darinya, In syaa Allah.

Yang pertama adalah masalah takfir. Demi Allah kebanyakan dari mereka memanggil sebagian besar kelompok mujahid lainnya dengan sebutan Murtad. Saya dulu berbicara dengan seorang Syar’i Daulah yang saya kenal mengenai posisi kelompok-kelompok mujahidin seperti Jabhah Nushrah dan Ahrar Syam, dan dia mengatakan bahwa, “mereka murtad.”

Para Ikhwan di Daulah tahu betul bagaimana sikap terhadap kelompok-kelompok Jihad seperti Jabhah Nushrah dan Ahrar Syam. Beberapa Ikhwan yang datang ke Daulah dari sebuah kelompok yang disebut Junud As-Sham dimasukkan ke dalam penjara dan disuruh untuk bertobat. Mereka diberitahu bahwa sebelumnya kalian murtad dan sekarang telah kembali Muslim lagi, mereka harus memperbarui syahadat mereka. Cerita ini dapat diverifikasi dengan menghubungi beberapa anggota kelompok itu.

Seorang Ikhwan yang kini telah meninggalkan Daulah mengatakan kepada saya, “Demi Allah saya tidak tahu berapa banyak darah kaum muslimin yang tumpah di tangan saya.”

Suatu hari Amir saya telah menangkap seorang yang dituduh mata-mata, dan ia membawanya kepada kami dan memerintahkan untuk menginterogasinya. Lalu kami membawanya ke penjara dan seorang Ikhwan mulai memukulinya dengan sangat keras dan tidak ada yang bisa menghalangnya. Setelah beberapa saat Amir kembali dan terkejut, ia berkata, “Apa yang telah kau lakukan kepadanya, saya tidak mengatakan dia murtad, saya hanya mengatakan dia setengah murtad!“

Subhanallah, demi Allah nyawa seorang Muslim tidak berharga bagi orang-orang ini. Amir yang sama diketahui telah mengambil suap dari keluarga ‘para murtad yang kami tahan.’

Mereka tidak memiliki ilmu, demi Allah ada anggota Daulah yang mengkafirkan warga Suriah yang merokok, dan ada juga di antara anggota Daulah yang baru saja mulai mempelajari Islam dan bahkan tidak tahu gerakan dasar shalat dan mereka meremehkannya di mana terkadang mereka meninggalkan shalat dengan sengaja. Tapi mereka dengan sangat mudah mengkafirkan orang.

Ada seorang Amir bernama Abu Qaqa Jazrawi dan dia adalah orang yang bertanggung jawab di salah satu tempat tinggal muhajirah. Saya tidak tahu apakah dia masih di sana atau tidak. SubhanAllah, jika ada Akhwat yang datang dan mengatakan bahwa mereka ingin bertemu dengan Ikhwan yang mereka kenal secara online dan ingin menikah dengannya, Abu Qaqa kemudian berbohong dan mengatakan bahwa Ikhwan yang dicari telah syahid. Dia kemudian pergi ke teman-temannya dan menawarkan Akhwat itu ke mereka.

Misalnya dia mengatakan, “Saya punya seorang Akhwat Maroko yang siap menikah,” dan jika ada yang tertarik, dia mematok harga Akhwat tersebut. Demi Allah ini nyata. Saya bahkan mendengar dari seorang Ikhwan yang masih di Daulah bahwa ia mendapat $ 3.000 untuk seorang Akhwat.

Mereka mengklaim ingin melaksanakan syariah, tapi demi Allah mereka tidak menerapkannya pada diri mereka sendiri. Para pejuang itu tidak memiliki ilmu. Demi Allah saya telah melihat dengan mata saya sendiri setelah pertempuran beberapa Ikhwan memenggal kepala tentara rezim yang sudah tewas dan menendangnya seperti bola.

Sabda Nabi tentang khawarij adalah usia mereka muda dan bodoh dalam berpikir (Ahdatsul Asnan Sufahaul Ahlam). Mayoritas pejuang Daulah dan pendukungnya berusia muda dan kurang pemahaman ilmu agama.

Mereka memfitnah para Ulama dan Ahli Ilmu yang tidak setuju dengan mereka. Mereka memisahkan diri dari umat seperti khawarij aslinya.

Allah yang menjadi saksi saya, banyak Ikhwan dan Akhwat yang mengirim pesan pada saya dan meminta saya untuk membantu mereka pergi. Mereka mengatakan bahwa mereka telah tertipu oleh video propaganda Daulah.

Tapi kita semua tahu bahwa jika ada Ikhwan yang mencoba untuk meninggalkan Daulah, maka ia akan dimasukkan ke dalam penjara atau bahkan dibunuh. Dan Demi Allah inilah mengapa saya tidak mengungkapkan identitas diri saya, karena di sana masih ada saudara-saudara yang sedang berusaha untuk melarikan diri, dan saya tidak ingin mereka dikaitkan dengan saya, saya ingin menjaga keselamatan saudara-saudara yang tersisa.

Demi Allah ini bukan khilafah tetapi lebih mirip diktator. Saudara-saudari di sana sangat tertindas. Saya menulis semua ini hanya karena saya tidak ingin kaum Muslimin membuat kesalahan dengan “berhijrah” ke Daulah dan kemudian terjebak.

Kita semua mendambakan Daulah Islamiyyah yang hakiki, kita semua menginginkan khilafah ala Minhajin Nubuwwah (atas metodologi kenabian), tapi hendaklah kita semua mendengarkan nasehat para alim ulama dan rasikhuna fil Ilmi. Agama kita bukanlah didasari dengan menonton video-video aksi pertempuran.

Banyak hal yang tidak bisa saya ungkapkan saat ini, karena dikhawatirkan dapat mengekspos beberapa Ikhwan yang sedang berupaya untuk melarikan diri dari Daulah.

Saya menulis kesaksian singkat ini untuk mengungkapkan bahwa Daulah tidaklah seperti yang kalian lihat di video. Daulah dapat membuat klaim apapun sesuka mereka.

In syaa Allah dalam tulisan berikutnya saya akan menjelaskan secara rinci tentang beberapa Amir dan bagaimana mereka.

Demi Allah apa yang saya katakan adalah kebenaran dan Allah adalah saksinya. (md.20160802).