Sabtu, 26 Desember 2015

AYAH, INILAH KARAKTER IMAM SEJATI.

SAUDARAKU, INILAH AKHLAK NABIMU.

Menetes air mata ini sebelum memposting tulisan 'dahsyatnya' akhlak rasulullah salallahu 'alayhi wa salam.

بسم الله الرحمن الرحيم

❤ 100  PRILAKU RASULULLAH
Al-Imam Jakfar Shadiq RA berkata :
"Saya tidak ingin seseorang meninggal dunia sementara ia belum mengetahui sebagian perilaku Rasulullah Saw."

1. Ketika berjalan, beliau berjalan secara pelan-pelan dan wibawa.
Tidak terburu-buru.

2. Ketika berjalan, beliau tidak menyeret langkah kakinya.

3. Pandangan beliau selalu mengarah ke bawah.

4. Beliau senantiasa mengawali salam kepada siapa saja yang dilihatnya... tidak ada seorangpun yang mendahuluinya dalam mengucapkan salam.

5. Ketika menjabat tangan seseorang, beliau tidak pernah melepaskannya terlebih dahulu.

6. Beliau bergaul dengan masyarakat sedemikian rupa sehingga setiap orang berpikir bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang paling mulia di mata Rasulullah.

7. Bila memandang seseorang, beliau tidak memandang dengan pandangan seorang penguasa yang hebat.

8. Beliau tidak pernah memelototi wajah seseorang.

9. Beliau senantiasa menggunakan tangan saat mengiyaratkan sesuatu dan tidak pernah mengisyaratkan dengan mata atau alis.

10. Beliau lebih banyak diam dan baru akan berbicara bila perlu.

11. Saat bercakap-cakap dengan seseorang, beliau mendengarkan dengan baik.

12. Senantiasa menghadap kepada orang yang berbicara dengannya.

13. Tidak pernah berdiri terlebih dahulu selama orang yang duduk bersamanya tidak ingin berdiri.

14. Tidak akan duduk dan berdiri dalam sebuah pertemuan melainkan dengan mengingat Allah.

15. Ketika masuk ke dalam sebuah pertemuan, beliau senantiasa duduk di tempat yang akhir dan dekat pintu, bukan di bagian depan.

16. Tidak menentukan satu tempat khusus untuk dirinya dan bahkan melarangnya. Apalagi meminta disediakan mimbar dan karpet merah.

17. Tidak pernah bersandar saat di hadapan masyarakat.

18. Kebanyakan duduknya menghadap kiblat.

19. Bila di hadapannya terjadi sesuatu yang tidak disukainya, beliau senantiasa mengabaikannya.

20. Bila seseorang melakukan kesalahan, beliau tidak pernah menyampaikannya kepada orang lain.

21. Tidak pernah mencela seseorang yang mengalami kesalahan bicara.

22. Tidak pernah berdebat dan berselisih dengan siapapun.

23. Tidak pernah memotong pembicaraan orang lain kecuali bila orang tersebut bicara sia-sia dan batil.

24. Senantiasa mengulang-ulangan jawabanya atas sebuah pertanyaan agar jawabannya tidak membingungkan pendengarnya.

25. Bila mendengar ucapan yang tidak baik dari seseorang, beliau tidak mengatakan mengapa si fulan berkata demikian, tapi beliau mengatakan, bagaimana mungkin sebagian orang mengatakan demikian?"

26. Banyak bergaul dengan fakir miskin dan makan bersama mereka.

27. Menerima undangan para abdi dan budak.

28. Senantiasa menerima hadiah, meski hanya seteguk susu.

29. Melakukan silaturahmi lebih dari yang lain.

30. Senantiasa berbuat baik kepada keluarganya tapi tidak melebihkan mereka dari yang lain.

31. Senantiasa memuji dan mendukung pekerjaan yang baik dan menilai buruk dan melarang perbuatan yang jelek.

32. Senantiasa menyampaikan hal-hal yang menyebabkan kebaikan agama dan dunia masyarakat kepada mereka dan berkaliu-kali mengatakan, "Orang-orang yang hadir hendaknya menyampaikan segala yang didengarnya kepada orang-orang yang tidak hadir."

33. Senantiasau menerima uzur orang-orang yang punya uzur.

34. Tidak pernah merendahkan seseorang.

35. Tidak pernah memaki atau memanggil seseorang dengan gelar yang jelek.

36. Tidak pernah mengutuk orang-orang sekitar dan familinya.

37. Tidak pernah mencari-cari aib orang lain.

38. Senantiasa menghindari kejahatan masyarakat, namun tidak pernah menghidar dari mereka dan beliau selalu bersikap baik kepada semua orang.

39. Tidak pernah mencaci masyarakat dan tidak banyak memuji mereka.

40. Senantiasa bersabar menghadapi kekurangajaran orang lain dan membalas kejelekan mereka dengan kebaikan.

41. Selalu menjenguk orang yang sakit, meski tempat tinggalnya dipinggiran Madinah yang sangat jauh.

42. Senantiasa menanyakan kabar dan keadaan para sahabatnya.

43. Senantiasa memanggil nama sahabat-sahabatnya dengan panggilan yang terbaik.

44. Sering bermusyawarah dengan para sahabatnya dan menekankan untuk melakukannya.

45. Senantiasa duduk melingkar bersama para sahabatnya ya, sehingga bila ada orang yang baru datang, ia tidak bisa membedakan di antara mereka yang manakah Rasulullah.

46. Akrab dan dekat dengan para sahabatnya.

47. Beliau adalah orang yang paling setia dalam menepati janji.

48. Senantiasa memberikan sesuatu kepada fakir miskin dengan tangannya sendiri dan tidak pernah mewakilkannya kepada orang lain.

49. Bila sedang dalam shalat ada orang datang, beliau memendekkan shalatnya.

50. Bila sedang shalat ada anak kecil menangis, beliau memendekkan shalatnya.

51. Orang yang paling mulia di sisi beliau adalah orang yang paling banyak berbuat baik kepada orang lain.

52. Tidak ada seorangpun yang putus asa dari Rasulullah Saw. Beliau selalu mengatakan, "Sampaikan kebutuhan orang yang tidak bisa menyampaikan kebutuhannya kepada saya!"

53. Bila ada seseorang membutuhkan sesuatu kepada beliau, Rasulullah Saw pasti memenuhinya bila mampu, namun bila tidak mampu beliau menjawabnya dengan ucapan atauh janji yang baik.

54. Tidak pernah menolak permintaan seseorang, kecuali permintaan untuk maksiat.

55. Sangat menghormati orang tua dan menyayangi anak-anak.

56. Rasulullah Saw sangat menjaga perasaan orang-orang asing.

57. Selalu membuat takjub, menarik perhatian orang-orang jahat dan membuat mereka cenderung kepadanya dengan cara berbuat baik kepada mereka.

58. Senantiasa tersenyum sementara pada saat yang sama beliau sangat takut kepada Allah.

59. Saat gembira, Rasulullah Saw memejamkan kedua matanya dan tidak banyak menunjukkan kegembiraannya.

60. Tertawanya kebanyakan berupa senyuman dan tidak pernah tertawa terbahak-bahak.

61. Beliau banyak bercanda namun tidak pernah mengeluarkan ucapan sia-sia atau batil karena bercanda.

62. Rasulullah Saw mengubah nama yang jelek dengan nama yang baik.

63. Kesabarannya mendahului kemarahannya.

64. Tidak sedih dan marah karena kehilangan dunia.

65. Saat marah karena Allah, tidak seoranpun yang akan mengenalnya.

66. Rasulullah Saw tidak pernah membalas dendam karena dirinya sendiri melainkan bila kebenaran terinjak-injak.

67. Tidak ada sifat yang paling dibenci oleh Rasulullah selain bohong.

68. Dalam kondisi senang atau susah tidak lain hanya menyebut nama Allah.

69. Beliau tidak pernah menyimpan Dirham maupun Dinar.

70. Dalam hal makanan dan pakaian tidak melebihi yang dimiliki oleh para pembantunya.

71. Duduk dan makan di atas tanah.

72. Tidur di atas tanah.

73. Menjahit sendiri pakaian dan sandalnya.

74. Memerah susu dan mengikat sendiri kaki ontanya.

75. Kendaraan apa saja yang siap untuknya, Rasulullah pasti mengendarainya dan tidak ada beda baginya.

76. Kemana saja pergi, beliau selalu beralaskan abanya sendiri.

77. Baju beliau lebih banyak berwarna putih.

78. Bila memakai baju baru, maka baju sebelumnya pasti diberikan kepada fakir miskin.

79. Baju kebesarannya khusus dipakai untuk hari Jumat.

80. Ketika memakai baju dan sandal, beliau memulainya dari sebelah kanan.

81. Beliau menilai makruh rambut yang awut-awutan.

82. Senantiasa berbau harum dan kebanyakan pengeluarannya untuk minyak wangi.

83. Senantiasa dalam kondisi memiliki wudu dan setiap mengambil wudu pasti menyikat giginya.

84. Cahaya mata beliau adalah shalat. Beliau merasa menemukan ketenangan dan ketentraman saat shalat.

85. Beliau senantiasa berpuasa pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan.

86. Tidak pernah mencaci nikmat sama sekali.

87. Menganggap besar nikmat Allah yang sedikit.

88. Tidak pernah memuji makanan dan tidak juga mencelanya.

89. Memakan makanan apa saja yang dihidangkan kepadanya.

90. Di depan hidangan makanan beliau senantiasa makan makanan yang ada di depannya.

91. Di depan hidangan makanan, beliau yang paling duluan hadir dan paling akhir meninggalkannya.

92. Tidak akan makan sebelum lapar dan akan berhenti dari makan sebelum kenyang.

93. Tidak pernah makan dua model makanan.

94. Ketika makan tidak pernah sendawa.

95. Sebisa mungkin beliau tidak makan sendirian.

96. Mencuci kedua tangan setelah selesai makan kemudian mengusapkannya ke wajah.

97. Ketika minum, beliau meneguknya sebanyak 3 kali. Awalnya baca Bismillah dan akhirnya baca Alhamdulillah.

98. Rasulul lah lebih memiliki rasa malu daripada gadis-gadis pingitan.

99. Bila ingin masuk rumah, beliau meminta izin sampai tiga kali.

100. Waktu di dalam rumah, beliau bagi menjadi tiga bagian : satu bagian untuk Allah, satu bagian untuk keluarga dan satu bagian lagi untuk dirinya sendiri. Sedangkan waktu untuk dirinya sendiri beliau bagi dengan masyarakat.

Semoga kita diberikan pemimpin yang meneladani Rasulullah, dan menjadikan Qur'an dan sunnah sebagai tuntunan hidup. Aamiin.

Masyaa Allah.
Allahu a'lam.

PENYEBAB HITAMNYA HATI

بسم الله الرحمن الرحيم

❤ H A T I ❤

🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸

🔷Banyak Makan

🌸Sedikit makan dapat melembutkan hati, menguatkan daya pikir, membuka diri, serta melemahkan hawa nafsu dan sifat marah. Sedangkan, banyak makan akan mengakibatkan kebalikannya.

💬Miqdam bin Ma'd Yakrib berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

“Tidak ada bejana yang diisi oleh anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak bisa, maka sepertiga dari perutnya hendaknya diisi untuk makannya, sepertiga untuk minumnya, dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Imam Ahmad, shahih)

🌸Berapa banyak kemaksiatan yang bermula dari keadaan kenyang dan berlebihan dalam makan. Berapa banyak pula ketaatan dalam keadaan sebaliknya. Maka, barangsiapa bisa menjaga keburukan perutnya ia telah menjaga diri dari keburukan yang besar. Pun, setan lebih terampil memperdaya manusia ketika perutnya dipenuhi dengan makanan. Karenanya, tersebut dalam sebuah atsar, “Persempitlah jalan setan dengan puasa!”

🌸Seringkali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para shahabat berada dalam keadaan lapar (walaupun itu memang karena tidak adanya makanan). Tetapi, bukankah Allah azza wa jalla hanya memilihkan keadaan terbaik bagi RasulNya? Itulah sebabnya Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma berusaha untuk menyerupai beliau, walaupun ia mampu untuk makan apa saja. Demikian pula dengan ayahnya.

💬Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan, “Sejak masuk ke Madinah, keluarga Rasulullah belum pernah merasa kenyang oleh roti gandum selama tiga hari berturut-turuk sampai beliau wafat.” (HR. Bukhari)

💬Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata, “Barangsiapa memelihara perutnya akan terpeliharalah diennya. Barangsiapa mampu menguasai rasa laparnya akan memiliki akhlak yang baik. Sesungguhnya kemaksiatan kepada Allah itu jauh dari seorang yang perutnya terlalu kenyang.

🔷Banyak Memandang

⛔Berlebihan memandang dengan mata menimbulkan anggapan indah terhadap apa yang dipandang dan bertautnya hati yang memandang kepada obyek yang dipandangnya. Selanjutnya muncullah berbagai kerusakan dalam hatinya. Diantaranya:

🔹Pertama, diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

“Pandangan itu adalah panah beracun iblis. Barangsiapa menundukkan pandangannya karena Allah azza wa jalla, Dia akan berikan kepadanya kenikmatan dalam hatinya yang akan ia rasakan sampai bertemu denganNya.” (HR. At-Thabrani VII/63)

🔹Kedua, masuknya setan ketika seseorang memandang. Sesungguhnya masuknya setan lewat jalan ini melebihi kecepatan aliran udara ke ruang hampa.

⛔Setan akan menjadikan wujud yang dipandang seakan-akan indah, menjadikannya sebagai berhala tautan hati. Kemudian mengobral janji dan angan-angan. Lalu ia nyalakan api syahwat dan ia lemparkan kayu bakar maksiat. Seseorang tidak mungkin melakukannya tanpa adanya gambaran wujud yang dipandangnya.

🔹Ketiga, pandangan itu menyibukkan hati, menjadikannya lupa akan hal-hal yang bermanfaat baginya, dan menjadi penghalang antara keduanya. Akhirnya, urusannya pun jadi kacau, ia selalu lalai dan mengikuti hawa nafsunya.

💬Allah azza wa jalla berfirman, “Dan janganlah kamu taat kepada orang yang telah Kami lalaikan hatinya dari dzikir kepada Kami dan mengikuti hawa nafsunya serta urusannya kacau-balau.” (QS. Al-Kahfi: 28).

⛔Demikianlah, melepaskan pandangan secara bebas mengakibatkan tiga bencana tersebut.

💬Para pakar akhlak bertutur, “Antara mata dan hati ada kaitan eratnya. Bila mata telah rusak dan hancur, maka hati pun rusak dan hancur. Hati seperti ini ibarat tempat sampah yang berisikan najis, kotoran dan sisa-sisa yang menjijikkan. Ia tidak layak dihuni oleh ma'rifatullah, mahabbatullah, inabah kepadaNya, ketundukkan kepadaNya dan kegembiraan berada di dekatNya. Penghuninya adalah hal-hal yang menjadi kebalikannya.

⛔Membiarkan pandangan lepas adalah kemaksiatan kepada Allah azza wa jalla, karena firmanNya,

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman agar mereka menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur: 30).

⛔Membiarkan pandangan bebas lepas, berarti memasukkan kegelapan ke dalam hati. Sebagaimana menundukkan pandangan karena Allah berarti memasukkan cahaya ke dalamnya.

❤Bila hati telah bersinar, berbagai amal kebajikan akan berdatangan dari berbagai penjuru untuk dilaksanakan. Sebagaimana bila ia gelap, berbagai bencana dan keburukan pun akan berdatangan dari berbagai tempat.

⛔Membiarkan pandangan lepas juga menjadikan hati buta, tidak dapat membedakan antara yang hak dari yang batil dan yang sunnah dari yang bid'ah. Tunduknya pandangan karena Allah akan membuahkan firasat yang benar yang dapat menjadi pembeda.

💬Salah seorang yang shalih berkata, “Barangsiapa mengisi lahirnya dengan mengikuti sunnah, mengisi batinnya dengan selalu bermuraqabah, menjaga pandangannya dari yang diharamkan, menjaga dirinya dari yang syubhat dan hanya memakan yang halal, firasatnya tidak akan keliru.”

❤Balasan itu setimpal dengan amal. Barangsiapa menundukkan pandangannya dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah azza wa jalla, niscaya Allah akan mencemerlangkan cahaya bashirahnya.

🔷Berlebihan dalam Bergaul

🚫Ini adalah penyakit berbahaya yang mengakibatkan banyak keburukan. Ia dapat menghilangkan nikmat dan menebarkan permusuhan. Ia juga menanamkan kedengkian yang dahsyat, yang seandainya ditimpakan kepada gunung-gunung yang kokoh sekalipun, meletuslah ia. Dus, bergaul secara berlebihan (termasuk pergaulan yang berlebihan melalui media sosial; -ed) membawa kerugian dunia dan akhirat.

🌷Dalam bergaul, hendaknya kita mengklasifikasikan manusia menjadi empat. Ketidakmampuan kita untuk membedakan masing-masingnya akan membawa bencana.

1⃣ Kelompok yang saat bergaul dengan mereka seperti mengkonsumsi makanan yang bergizi. Ia dibutuhkan siang dan malam. Jika seseorang telah menyelesaikan keperluannya ia ditinggal, dan jika diperlukan lagi ia didatangi. Demikian seterusnya.

🌷Mereka adalah para ulama, ahli ma'rifatullah, memahami perintah-perintahNya, mengerti tipu daya musuh-musuhNya, dan memiliki ilmu tentang penyakit-penyakit hati serta obatnya.

🌷Mereka adalah orang-orang yang setia kepada Allah azza wa jalla, KitabNya, RasulNya, dan seluruh makhluk. Bergaul dengan mereka adalah keuntungan yang nyata.

2⃣ Kelompok yang saat bergaul dengan mereka seperti mengkonsumsi obat. Ia dibutuhkan di kala sakit. Selama Anda sehat, Anda tidak memerlukan pergaulan dengan mereka.

🍃Mereka adalah para profesional dalam urusan muamalat, bisnis, dan yang semisalnya. Anda harus bergaul dengan mereka, jika Anda ingin urusan ma'isyah Anda lancar. Jika kebutuhan Anda akan ilmu mereka telah terpenuhi, maka ketahuilah tentang:

3⃣ Kelompok yang saat bergaul dengan mereka berarti mengkonsumsi penyakit. Ada penyakit ganas yang memakan waktu yang lama untuk dapat disembuhkan. Mereka adalah orang-orang yang tidak membawa keuntungan dunia ataupun akhirat. Bahkan sebaliknya ia membawa kerugian dunia dan akhirat, atau salah satunya. Jika Anda bergaul dengannya, sesungguhnya ia adalah penyakit yang membawa kematian dan menakutkan.

🍂Ada juga penyakit yang lebih ringan. Adalah orang yang bicaranya tidak baik, tidak ada manfaatnya bagi Anda. Pun dia tidak bisa diam untuk mengambil manfaat dari Anda. Dia tidak tahu siapa dirinya sehingga mampu menempatkan pada tempatnya. Jika ia berbicara, kata-katanya ibarat sembilu mengiris hati orang-orang yang mendengarnya.

🍂Namun ia tetap bangga dengan ucapannya. Ia melakukannya kepada siapa saja yang bergaul dengannya dan menyangka bahwa ia sedang menebar minyak wangi. Dan jika ia diam, maka ia lebih berat daripada sebongkah batu. Tidak ada seorangpun yang mampu mengangkatnya, mengubah keadaannya.

4⃣ Kelompok yang saat bergaul dengan mereka adalah kebinasaan total. Mereka ibarat racun. Jika seseorang tidak sengaja memakannya itu pun sudah satu kerugian. Kelompok ini banyak sekali --semoga Allah mempersedikit jumlah mereka--.

🚫Mereka adalah ahli bid'ah dan kesesatan, penghalang sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yang selalu menyeru untuk menyelisihinya. Mereka menjadikan sunnah sebagai bid'ah dan sebaliknya.

🚫Seorang yang berakal tidaklah pantas bergaul dan berteman dengan mereka. Kalaupun dilakukan, niscaya hatinya akan sakit, bahkan mati. Semoga Allah memberikan kesehatan batin dan rahmatNya kepada kita sekalian.

🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸

Join channel ❤ Tazkiyatun Nafs:
👉 https://telegram.me/arsipTazkiyaNafs

❤ Menata Hati
💙 Meraih Ridha Rabbi

TATA CARA SHALAT

🌰 DI KALA LUPA RAKA'AT SETELAH SALAM

حكم من نسي ركعة وذكرها بعد السلام فهل يستأنف الصلاة ؟
قال ابن عثيمين رحمه الله
إذا لم يطل الفصل ورجع من حين تذكر ثم أتم صلاته فصلاته صحيحة، وعليه سجود السهو بعد السلام. وأما إذا طال الفصل أو أحدث فعليه أن يعيد الصلاة من أولها، وفيما إذا أحدث يجب عليه أن يتوضأ ثم يعيد الصلاة من أولها.

وسئل رحمه الله :
كم مدة الفصل تقريباً؟

فأجاب : الفصل مقيد بالعرف يعني خمس دقائق أربعة دقائق هذه طويلة.

فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [365]

◽◾◽◾◽◾

🔹Hukum seseorang yang lupa satu rakaat dan mengingatnya selepas salam, apakah dia perlu mengulangi shalatnya  ❓🔸

🚩Ibnu 'Utsaimin rahimahullâhu berkata:
"Jika belum lama jedanya, lalu ia saat itu kembali ingat, kemudian ia sempurnakan shalatnya, maka shalatnya sah. Namun wajib baginya melakukan sujud sahwi setelah salam.
Adapun jika jedanya lama atau dia berhadats (batal wudhunya), maka hendaknya dia mengulangi shalatnya dari awal. Adapun dalam kondisi berhadats maka wajib baginya untuk berwudhu kemudian mengulangi shalatnya dari awal."

🔺Kemudian beliau -rahimahullah- ditanya:
"Berapa kira-kira lama jeda tersebut❓"

🚩Beliau menjawab: "Lama jedanya diukur berdasarkan 'urf, yaitu 5 menit atau 4 menit, ini sudah lama."

✍🏼Fatawa Nur alad Darbi ➡ Kaset nomor 365 📼

◆◆◆◆
Channel Telegram 'Al-'Allamah Muhammad bin Shalih 'Utsaimin -rahimahullah-
قناة العلامة .. محمد بن صالح العثيمين -رحمه الله - فيرنامج التليجرام 📲

✏️ Alih Bahasa : Maramis Setiawan
✒️ Koreksi : Abu Salma Muhammad
#⃣ Channel Telegram al-Wasathiyah wal I'tidâl (join : https://goo.gl/7zuADL)

Sabtu, 19 Desember 2015

PENJAGA DARI GANGGUAN SYETAN

DZIKIR YANG DI BACA DI WAKTU PETANG...

(Dari tenggelam matahari atau waktu Maghrib hingga pertengahan malam)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

[1]

Membaca ayat Kursi

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (QS. Al Baqarah: 255) (Dibaca 1 x)

Faedah: Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.[1]

[2]

Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas: 1-4) (Dibaca 3 x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ  وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5)(Dibaca 3 x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6) (Dibaca 3 x)

Faedah: Siapa yang mengucapkannya masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.[2]

[3]

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Robbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

Artinya:

“Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur.” (Dibaca 1 x)

Faedah: Meminta pada Allah kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di malam ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.[3]

[4]

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا،وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Allahumma bika amsaynaa wa bika ash-bahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir.

Artinya:

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk).” (Dibaca 1 x) [4]

[5]

Membaca Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”(Dibaca 1 x)

Faedah: Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.[5]

[6]

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَمْسَيْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلاَئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ

Allahumma inni amsaytu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata ‘arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rosuuluk.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu petang ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul ‘Arys-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.” (Dibaca 4 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini ketika pagi dan petang hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa neraka.[6]

[7]

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ugh-taala min tahtii.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).”(Dibaca 1 x)

Faedah: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.[7]

[8]

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy-syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy-syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurruhu ilaa muslim.

Artinya:

“Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim.”(Dibaca 1 x)

Faedah: Do’a ini diajarkan oleh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash Shiddiq untuk dibaca pada pagi, petang dan saat beranjak tidur.[8]

[9]

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

Artinya:

“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”(Dibaca 3 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba yang memudaratkannya.[9]

[10]

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyyaa.

Artinya:

“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammadshallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.” (Dibaca 3 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan hadits ini sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan ridha Allah. [10]

[11]

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan.

Artinya:

“Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).” (Dibaca 1 x)

Faedah: Dzikir ini diajarkan oleh Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam pada Fathimah supaya diamalkan pagi dan petang. [11]

[12]

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

Artinya:

“Maha suci Allah, aku memuji-Nya.”(Dibaca 100 x)

Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.[12]

[13]

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya:

“Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 1o x)

Faedah: Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingg petang hari. Siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula. [13]

[14]

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’udzu bikalimaatillahit-taammaati min syarri maa kholaq.

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya.” (Dibaca 3 x pada waktu petang

Rabu, 16 Desember 2015

AWAS, HATI-HATI KREDIT BARANG !

Macam-macam bentuk riba

"Waah selamat ya bu.. Mobil baru nih, platnya masih putih, interiornya masih wangi bau pabrik.."
"Eh.. Iya.. iya jeng, makasih.. Alhamdulillah dikasih rejeki oleh Allah"
(Dalam hati: duuuh.. Gak tau dia kalo mobil ini kredit, cuman DP 30 juta, sisanya ngangsur 4 tahun)
-------

"Wuuiik! Motor baru brooo.. Dah 150CC ini yak? Makin ganteng lu pakai motor ini.. Beli cash berapa bro?"
"Yooi cuy! Tarikannya mantaab, ngepoott bisa muter 470 derajat celsius! Enteeng dah.."
"Beli di dealer mana? Beli cash berapa bro?"
"Eh elu haus enggak.. Ada yang jual es tebu tuh disana!"
(Dalam hati: waaaduuuh, ketahuan beli kredit gengsi nih gua! dah ganteng-ganteng gini masak naik motor utangan, jadi GGK dong.. Ganteng-Ganteng Kreditan!)
-------

"Waah pak, rumahnya nyaman sekali di kompleks ini, fasilitasnya lengkap, banyak pohonnya.. Belinya berapa pak kemarin?"
"Aah.. Masih milik bank rumah ini pak, saya KPR 15 tahun, kalau gak nekat ya susah beli rumah jaman sekarang pak.. Bayar DP aja, nanti nyicil urusan belakangan"
"Ooo gitu ya pak.. Saya mau KPR tuh gak berani pak, 15 tahun saya bayar cicilan. Saya milih beli tanah yang murah aja pak, pelan-pelan saya bangun tiap dapat rejeki, alhamdulillah sudah mau 4 tahun, bulan depan mau masang gentengnya pak.."
"Eh iya pak.. Saya juga sempet mikir gitu dulunya, tapi aduh ini mumpung dapat yang cocok pak, akhirnya nekat aja deh.."
------

"Heeei.. handphone baruu yaa! Gilee iPhone 6S plus! Ini kan mahaaal gilak! 14 juta kan harganya!"
"Yaa demi komunikasi laah biar lancar, kalo lancar kan kerjaan juga gak ketinggalan, beres semua ditangan"
(Dalam hati: gak tau dia, aku beli hape ini gesek 2 kartu kredit, sebulan bayar 1,3 juta sampai 12 kali bayar. Gak papa lah.. Kalo aku pakai hape ini kan orang juga segen ngeliatnya.."
--------

"Ciyeee yang habis pulang dari Dubai.. Foto-fotonya eksis benerrrr di instagram! Keren lo.. Oleh-oleh mannaa?"
"Eh iyaaa.. Mumpung masih muda, sebanyak apapun tempat itu kita jelajahi, biar gak nyesel nanti kalau udah tua bro! Pokoknya bisnis jalan, ownernya jalan-jalan.."
(Dalam hati: duuh, jangan sampai tau dia.. Beli tiketnya kemarin pakai kartu kredit utangan, jalan-jalan sekarang, bayarnya cicil hingga 2 tahun ke depan...)

Mmmmm.....
Gak usah nunjuk siapa-siapa, lebih baik kita ambil kaca, yang gede sekalian. Berdiri di depannya.. Naaah itulah pelakunya!

Ilusi menjadi orang kaya, padahal sebenarnya belum mampu punya..
Kredit adalah kewajiban, yang penting keren deh itu tongkrongan..
Hutang adalah kebiasaan, yang penting harga diri naik drastis di depan teman..

Dan kita tidak sadar, bertahun-tahun kita terjebak dalam hutang dan kredit yang membelenggu hidup kita, merampas uang kita, bunga berbunga tak ada habisnya, cicilan demi cicilan tak ada ujungnya..
Sakit!!
Perih!!
Baru sekarang sadar, ternyata gaya hidup yang sudah menjebak kita..

Rejeki dari Allah itu PASTI CUKUP untuk hidup.. Tapi tak akan pernah cukup untuk gaya hidup!

Dan yang baru sekarang kita sadar, hutang-hutang kredit yang kita ambil itu adalah hutang RIBA!
RIBA? Apa itu mas?
RIBA adalah RAIB!
Rejeki yang asalnya dari riba akan berakhir dengan keraiban, hilang, musnah, semu, dan tidak ada keberkahan di dalamnya.

Semua pinjaman yang meminta kelebihan bayar jatuhnya RIBA, dan proses itu bisa terjadi dalam akad jual beli dan hutang-piutang!
Contoh:
1. Dalam akad hutang:
RIBA QARDH: hutang uang 1 juta dalam waktu 6 bulan, harus dikembalikan dengan bunganya 1.5%

RIBA JAHILIYAH: hutang harus kembalikan dalam waktu 1 bulan, jika tidak tambah 10%

RIBA NASI'AH: barang kredit tidak lunas dalam 1 tahun tambah denda 10%.

2. Dalam akad jual beli:
RIBA FADL: emas 5 gram, ditukar dengan emas 5,5 gram.
Atau
Menukar emas dengan perak secara kredit

-------------
"Mas siapa sih yang rese' bikin aturan RIBA itu haram dan dilarang? Padahal kan selama ini kita dah enak, bisa utang sana sini, bisa nyicil sana sini, bisa menikmati banyak hal bayar belakangan!"

Naaah.. Itulah masalahnya bro! Aturan tentang riba haram ini bukan ada di Undang Undang buatan DPR, bukan di PP buatan Presiden apalagi Kapolri!
Ini aturan Allah bro! Allaaah!
Tuhan yang menciptakan kita..
Yang menghidupkan kita,
dan kelak PASTI mematikan kita!

Wakwaaawww!
"Duuuh.. Masak sih mas?"
Gini gini coba dibaca ini, jangan kaget!
1. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa No. 1 tahun 2004 menyatakan bahwa praktek perbungaan saat ini baik yang dilakukan Bank, Asuransi, Pasar Modal, Pegadaian, Koperasi dan lembaga keuangan lainnya maupun yang dilakukan individu termasuk salah satu bentuk Riba, dan hukumnya HARAM.
Gak percaya? Nih download surat resminya MUI disini → http://mui.or.id/wp-content/uploads/2014/11/32.-Bunga-InterestFaidah.pdf

2. Ketetapan akan keharaman bunga bank oleh berbagai Forum Ulama Internasional, antara lain:
a. Majma’ul Buhuts al-Islamiyyah di al- Azhar Mesir pada Mei 1965. Ada 300 ulama seluruh dunia berkumpul sepakat tentang ini.
b. Majma’ al-Fiqh al-Islamy Negara- negara OKI yang diseenggarakan di Jeddah tgl 10-16 Rabi’ul Awal 1406 H/22-28 Desember 1985.
c. Majma’ Fiqh Rabithah al-‘Alam al- Islamy, Keputusan 6 Sidang IX yang diselenggarakan di Makkah tanggal 12 – 19 Rajab 1406 H.
* Keputusan Dar al-Itfa, Kerajaan Saudi Arabia, 1979
* Keputusan Supreme Shariah Court Pakistan 22 Desember 1999.

------------
"Mas kalau seluruh ulama mengharamkan riba, kenapa praktek itu masih ada dimana-mana?"
Naaah... Karena ulama itu tidak memegang kekuasan bro, yang megang kuasa itu pemerintah. Tau sendiri kan negara kita, soal hutang jagoannya? Denger-denger hutang negara kita sudah 4300 trilyun! Kalo ditulis jadinya ini: Rp. 4.300.000.000.000.000!!
Kalo dibelikan cendol, klelep berapa kabupaten itu bro?

Dan tau enggak, kenapa ulama seluruh dunia mengharamkan? Mereka gak main-main, dasarnya Quran dan Hadist jelasssss banget! Cuman kita aja yang selama ini ngeyel, gak mau belajar ilmunya, cari pembenaran sendiri, ngutak-ngatik hukum dan aturan Allah biar yang haram jadi sedikit halal..

Padahaaal... Khamar itu haram, walaupun diminum di halaman mushola, pakai sarung, baju koko dan peci, minumnya cuman 1/4 sloki sambil baca Bismillah.. Tetap Haram!

Ketika kita ngeyel main-main dengan harta riba, maka yang terjadi KITA DAPAT UANGNYA, TAPI TIDAK DAPAT KEBERKAHANNYA..
Uangnya dapat, tapi entah pergi kemana?..
Kayaknye megang duit, tapi kok semua urusan jadi sulit..
Duit segepok, tapi halangan datang terus gak kapok-kapok...
Rekening kayaknya nambah, tapi sering dapat musibah..
Dapat uang sebukit, tapi keluarga terus-terusan sakit..
Itulah ciri rezeki yang tidak ada keberkahannya..

Padahal Allah jelasss banget mengingatkannya..
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan TINGGALKAN SISA RIBA (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), MAKA KETAHUILAH, BAHWA ALLAH DAN RASUL-NYA AKAN MEMERANGIMU. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.”
(Al-Baqarah: 278-279)

Astagfirulllah.. Kita ngeyel, bakal diperangi langsung oleh Allah dan Rasulnya..

Nabi pun terus mengingatkan betapa bahayanya riba, karena efek menghancurkannya bertahun-tahun dalam kehidupan seseorang:

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba..”
Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1598)

Astagfirullah.. Double kick langsung mental terkapar kita!

"Terus kalo sudah terjebak dalam riba gimana mas? Bertahun-tahun terkekang hidup, tambal sulam dari hutang ke hutang.. Gali lobang tutup empang! Eh.. Nutup empang kecemplung jurang!"

Ya ayooo kita berjuang bareng, kita hijrah dari gaya hidup penuh hutang menuju hidup tanpa hutang.. Tanpa riba.. Pasti bakal tenang hidup kita.
Memang tidak mudah kawan, tapi justru disitulah bagian dari ikhtiar kita, saling mendukung dan saling mendoakan..
Ada yang selesai dalam hitungan bulan..
Ada yang hitungan tahun..
Tidak masalah, karena momen taubat itu yang Allah suka..

Ini langkah-langkahnya:
1. Taubat, kita minta ampun pada Allah karena pernah memakan harta riba, dan berjanji kita tidak akan menambah lagi hutang riba! Stop! Stop! Cukup!
2. Berazam bebas riba, artinya bercita-cita dan bersungguh-sungguh sampai mentok, untuk melunasi semua hutang kita.
3. Fokus menyelesaikan hutang, menunda semua kesenangan. Tiap dapat rezeki langsung diniatkan mengurangi pokok hutang. Dari yang terjadwal 15 tahun, eh bisa lunas dalam 5 tahun. Bisa juga menjual aset-aset yang selama ini menjadi beban, mau rumah, ruko, kendaraan, atau apapun jika sudah niat bener bebas riba ya lepaskan saja.
4. Minta doa dari orang sekitar, terutama dari ibu bapak kita, dari saudara dan kawan, dari duafa yang kita ringankan bebannya. Jangan remehkan kekuatan doa, kita tidak pernah tau dari mulut siapa doa kita dikabulkan..
5. Terus perbaiki ibadah, sholat tepat waktu, sedekah dan zakat jangan ditunda-tunda, zikir kita perbanyak, biar Allah juga mempercepat hajat kita.

Dan lihatlah kawan, ini janji Allah untuk kita..
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الدَّائِنِ حَتَّى يَقْضِىَ دَيْنَهُ مَا لَمْ يَكُنْ فِيمَا يَكْرَهُ اللَّهُ
“Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.”
(HR. Ibnu Majah no. 2400. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Tuh!
Kita AKAN DITOLONG OLEH ALLAH asal kita benar-benar berniat dan berusaha menyelesaikan hutang kita di dunia..

Buat kawan-kawan kita yang masih masuk golongan "Jamaah Ngeyeliah", sampaikan tulisan ini agar mereka sadar. Tugas kita menyampaikan, soal hidayah itu urusan Allah. Yang penting kita niatkan dapat pahala syiarnya..
Pesan Nabi:
"Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya.." (HR. Muslim)

Ambil kaca lagi, mari introspeksi..
Jika hidup kita susah..
Hati sering gelisah..
Tiap hari banyak masalah..
Jiwa terasa gundah..
Semua urusan tak pernah mudah..
Halangan terus tak sudah-sudah..
Mungkin karena harta RIBA kita telan dengan serakah...

Selasa, 15 Desember 2015

MALAIKAT MEMPERLIHATKAN ISI CATATAN AMAL : FACEBOOK

TUJUH SISI GELAP FACEBOOK

Banyak yang belum tau sisi gelap facebook, di mana itu adalah termasuk rencana konspirasi dalam mewujudkan tatanan dunia baru.

1.BISNIS GELAP "LIKE (+)" DI FACEBOOK

Pernah melihat status isinya mengajak nge "like & share" atau menuliskan sebuah kata misalnya: "Aamiin" atau "Subhan Allah" atau juga angka.

Tahukah anda bahwa itu adalah sebuah bisnis kotor?

CONTOH STATUSNYA SEPERTI INI:

"klik ini, jika anda adalah orang yg anti narkoba"

"bila anda ingin ibunya masuk sorga, klik like"

"bila anda setuju dengan status ini, klik like"

"jika ingin do'a anda terkabul naik haji, klik like"

"coba ketik angka 8, klik like, lihat apa yg terjadi"

"do'akan Aamin dan klik "like" untuk palestina"

"mari do'akan dan klik like, untuk nenek ini"

MODUSNYA:
sipenipu selalu menggunakan status orang terkenal.. misalnya nama Ustadz terkenal atau Artis yg ngetop agar segera dapat respon cepat dari fans artis tsb..
jangan kaget kalau akun tsb ternyata akun palsu.

STATUS DIATAS ADALAH PENIPUAN !!

komentar anda tidak penting, yg penting adalah likenya. nanti semua komentar anda akan dihapus kecuali "like"
karena 100.000 like bisa dijual USD.150. (Rp.2 juta) ada yg menghargai sampai USD.200. per 100 ribu like tergantung seberapa cepat like itu bisa diperoleh.

Nantinya setelah dibeli fihak tertentu, isi status diubah...
yg sebelumnya adalah gambar/tulisan/simbol keagamaan atau foto sedih, akan segera diganti dengan produk iklan..
maka seolah iklan itu sudah mendapat ratusan ribu like..

Sebuah status yg mendapat lebih dari 500.000 like.. bisa dijual mahal untuk kepentingan yg lebih besar lagi..
misalnya kepentingan survey, dan politik (kampanye) dan segala macam manipulasi bukti seolah hasil polling.

2. Facebook memberi andil besar dalam masalah kenakalan remaja, masalah rumah tangga dan masalah sosial lainnya.

Banyak pertemanan lewat facebook yang berakhir dengan perceraian, kejahatan ringan, sadis, sampai pembunuhan.

3. Facebook dan beberapa media lain dijadikan ISIS sebagai alat propaganda, cuci otak dan perekrutan anggota.

4. Facebook adalah sebuah 'klub' untuk merangkum identitas orang di seluruh dunia, sekaligus memudahkan pengawasan dan pengendalian tingkah laku, selayaknya chip yang ditanam.

6. Facebook telah menurunkan produktifitas sumber daya manusia karena membuat para pekerja menghabiskan waktu kerja dengan media sosial ini. Para pengangguran juga semakin menikmati waktu luangnya sehingga tidak tertarik untuk bekerja.

7. Facebook menjadikan pemakainya menjadi : anti sosial, lebih menikmati gadget, tidak peka terhadap sesama, dan egois.
Hanya ingin statusnya yang menonjol, berkomentar dan berdebat tanpa ujung, dan mudah mencela status orang lain.

Facebook juga dipertanggungjawabkan di hari penghisaban (kiamat), jadi, bijaksanalah ber-facebook

ANDA PECINTA McD ??

http://warungkopi.okezone.com/thread/466364/daging-manusia-ditemukan-di-pabrik-daging-mcdonald

Saya jadi berpikir, apakah itu daging anak-anak palestina?

https://www.islampos.com/beginilah-kaum-yahudi-melaksanakan-ritual-pembunuhannya-5-3563/

Israel adalah pedagang organ tubuh manusia di pasar gelap. Jika iya, kemana larinya sisa tubuh/jasad anak dan ibu hamil Palestina korban penembakan dan penyerangan brutal israel?

Senin, 14 Desember 2015

MAMA, JANGAN RACUNI AKU.

Tanpa disadari, banyak orangtua (terutama ibu, pengasuh atau keluarga/kerabat di sekitar anak karena lebih banyak berinteraksi sehari-hari di rumah), tak sengaja membiarkan anak terpapar racun yang jika masuk atau diserap dalam tubuh akan menyebabkan organ tubuh mengalami keracunan, rusak fungsinya, kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya, yang diakibatkan oleh gaya hidup terkini.

Racun pembunuh serangga.
Racun dimulai dari kamar tidur, yaitu penggunaan obat nyamuk bakar, lalu anti nyamuk lain, baik yang dioles maupun disemprot.
Iklan menyesatkan menyebutkan bahwa pestisida ini 'melindungi' keluarga, padahal meracuni. Seorang ibu batuk darah seusai menyemprotkan anti nyamuk merk B. Belum lagi yang menemel di selimut, sprei dll, pasti akan terhirup.

Pelembut/vitamin rambut.
Setelah mandi, ada yang mengoleskan/menyemprotkan vitamin ke rambutnya. Kandungan zat kimia pada vitamin rambut ini menyebabkan beberapa anak mengalami pusing kepala. Hindari pemakaian terlalu sering/banyak karena zat kimia tersebut akan menyerap ke kulit kepala, seperti spon yang menyerap air.

Bedak.
Beberapa bedak tabur ada yang dipalsukan oleh oknum pembuat produk palsu. Jika bedak yang asli saja bisa menyebabkan anak alergi, bagaimana dengan yang palsu?
Pemakaian bedak tabur di pangkal paha bayi setelah bayi pup/mandi juga tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan penggumpalan dan penyumbatan pori. Bedak tabur mengandung pewangi, pemutih dan pengawet.
Beberapa produk bedak padat dewasa, mengandung mercury dan zat kimia berbahaya lainnya disamping kandungan yang telah disebutkan tadi.

Minyak.
Minyak wangi spray tidak dianjurkan disemprotkan pada tubuh anak, lebih baik disemprotkan pada pakaian, hindari area sekitar hidung agar meminimalisir racun yang terhirup.
Minyak telon/kayu putih ada yang mengandung kamper yang jika terserap tubuh akan menyebabkan kerusakan ginjal (hati-hati dengan v*cks vaporub)

Jajanan snack/minuman gelasan.
Harganya yang murah dan kemasannya yang cantik membuat kita lengah akan bahaya makanan ringan, minuman sachet dan kemasan cup maupun botol plastik.
Awas, botol yang berwarna gelap dan tidak transparan atau merk yang menutupi sebagian besar botol mengindikasikan ada sesuatu yang ditutupi.
Kandungan pada jajanan di ataslah yang banyak menyebabkan radang tenggorokan, bahkan kanker otak pada anak.

Susu kotak dan sejenisnya.
Jika ibu pintar, bacalah baik-baik tulisan yang terdapat di kemasan : minuman susu berperisa. Maksudnya adalah minuman berasa susu, BUKAN SUSU.
Rumor tentang bakteri pada susu bisa dipahami karena proses pembuatan susu yang memang di luar dugaan kita.

Banyaklah mencari tau tentang komposisi  dari asupan yang dikonsumsi anak.

SARAPAN PENYEBAB KANKER

Adakah generasi peminat kanker ?

Ya, memang ada, dan bisa jadi salah satunya ada di sekitar kita.
Sepanjang hari, terpapar makanan engandung karsinogen (pemicu kanker) dan zat kimia berbahaya lainnya.

Hanya saja, kita sendiri tidak menyadarinya.

Dimulai dari bangun tidur.
Coba lihat, apa sarapan yang paling diminati saat ini ? Bisa dipastikan salah satu bahan pelengkapnya adalah karsinogen.
Contoh ;
Daging olahan, sebagai lauk favorit andalan orang urban. Nugget, sosis, dan sejenisya, ditengarai sangat berbahaya bagi penderita kanker. Ironisnya, boro-boro pakai sayur, pelengkapnya biasanya saus tomat/sambal buatan pabrik.
Berasnya, beras oplosan (campuran beras bermutu sedang dan beras tidak bermutu/lama) yang diberi pemutih atau pewangi.

Mi instan.
Sudah diketahui bahwa terlalu banyak mengkonsumsi mi instan bisa membuat tubuh menjadi gagal program karena terdapat kandungan zat pewarna, pengawet dan pengenyal mi.
Bagaimana dengan penambahan saus cabai yang ternyata juga mengandung ketiga bahan tambahan tadi ?

Bubur ayam.
Bubur ayam terlihat sehat dan baik-baik saja, tetapi bagaimana jika dikemas menggunakan styrofoam ?
Entah tak peduli atau tak mau peduli, baik penjual maupun pembeli menghendaki makanan tersebut dibungkus dalam kotak putih mengkilat yang banyak mengandung berbagai zat berbahaya tersebut.
Belum lagi penyedap rasa yang ditambahkan dalam bubur, kuah dan sambalnya. Jangan lupa, sebagai pelengkap, ada kerupuk,  kerupuknya rata-rata berpengawet, penyedap, pewarna sintetis dan bertawas/formalin.

Saat makan siang, beruntung dengan mereka yang bisa makan nasi warteg atau warung padang, 'paling' hanya terpapar penyedap rasa yang lumayan 'gurih'.
Yang hanya ketemu mi ayam, atau sekedar gorengan ? Jauh dari kecukupan gizi.

Ada pilihan makan siang lain, yaitu ketoprak.
Sebagian penjual ketoprak, mencampur adonan lontong/ketupatnya dengan bubuk tawas, yang bisa membuat tekstur lontongnya menjadi halus, kenyal dan tidak mudah basi.
Jangan lupa, kerupuk dan tahu yang berformalin.

Malampun tiba, kira-kira makan apalagi ya ?
Kita coba pilih sate. Kondisi kandungan berbahayanya yaitu pada daging ayamnya yang saat berada dipeternakan banyak mendapat suntikan hormon, agar gemuk dan cepat besar.
Saat dibakar dengan arang, daging ayam bersentuhan dengan besi pemanggang, sampai ayam matang dan sedikit terbakar.
Makanan yang dipanggang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Ayam goreng tepung (fried chicken), digemari banyak orang, dengan kondisi ayam berhormon tinggi dan tepung yang digunakan bercampur zat perenyah dan zat aditif lain. Makannya disajikan dengan (lagi-lagi) saus.

Yang akrab dengan bakso sebagai makan siang, sama dengan mi ayam, ditambah baksonya yang (juga) diberi pengenyal dan penyedap rasa. Ditambah saus sambal, yang abal-abal pula (!)

BPOM sudah banyak meneliti dan mengawasi peredaran makanan yang mengandung berbagai zat berbahaya, namun belum banyak masyarakat yang sadar akan bahaya ini.

Buah dan sayur mayurpun telah dipapari pestisida, itulah mengapa ada orang tertentu yang hanya mau mengkonsumsi sayuran organik saja meski harganya lebih tinggi.
Ikanpun juga telah direndam dalam cairan formalin (pengawet mayat) agar tidak busuk sampai laku terjual.

Tidak semua penjual makanan yang disebutkan tadi tak peduli kesehatan konsumennya, namun sedikit juga yang sadar bahaya makanan yang dijualnya, he he.

Gantilah menu sarapan dengan ubi, pisang atau sumber karbohidrat lainnya agar sisa umur kita lebih berkualitas. Tak pernah ada kata terlambat untuk memperbaiki pola hidup sehat, berapapun umur kita sekarang.
Rumah sakit dan BPJS bukan solusi. Polis asuransi bukan sandaran.

Bagi ibu yang peduli masalah kesehatan keluarganya, hal ini amat meresahkan.
Mereka yang punya cukup waktupun mencoba menanam sendiri tanaman sayur meski dalam pot untuk menjaga kesehatan keluarganya.

Jangan sampai sadar setelah keluarga kita ada yang jatuh sakit. Jagalah menu dan pola makan sehat. Sehat adalah anugrah, maka jagalah baik-baik. Mendekatkan diri pada sang pencipta, Allah subhana wa ta'ala adalah sebaik-baik penyembuh.

Minggu, 13 Desember 2015

MEMAKAN BANGKAI MANUSIA

SEKILAS TENTANG GHIBAH -

👉🏻Ghibah (menggunjing, bergosip) adalah perkara yang dilarang di dalam agama kita yang mulia.

👉🏻Di dalam Al Quran, Allah berfirman...

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌۭ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًۭا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌۭ رَّحِيمٌۭ

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah jadi BANGKAI? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (Al Hujarat: 49)

👉🏻Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan definisi ghibah dengan sabdanya dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Al Imam Muslim rahimahullah,

أَتَدْرُونَ مَا الغِيبَةُ؟ قَالُوا اللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ. قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ: قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ.

"Apakah kalian mengetahui ghibah? Mereka mengatakan: Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.
Beliau bersabda,

👉🏻"Engkau menyebutkan tentang saudaramu hal yang dia tidak suka."

Dikatakan kepada beliau: 'Apa pendapat Engkau apabila ada pada saudaraku apa yang aku katakan'

Beliau bersabda,

"Apabila ada pada saudaramu apa yang kamu katakan maka kamu telah mengghibahinya. Namun apabila hal tersebut tidak ada pada saudaramu maka engkau telah berdusta atasnya."

👊🏻Ghibah adalah perkara yang haram. Bahkan sebaliknya, yang wajib bagi seorang muslim adalah menyembunyikan aib saudaranya. Bukan malah mengumbarnya dan menjadikannya sebagai bahan pembicaraan.

👉🏻Rasulullah bersabda,

مَنْ سَتَرَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ سَتَرَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ كَشَفَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ كَشَفَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ بِهَا فِي بَيْتِهِ

“Barang siapa yang menutupi aib saudaranya muslim, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat, dan barang siapa mengumbar aib saudaranya muslim, maka Allah akan mengumbar aibnya hingga terbukalah kejelekannya walau ia di dalam rumahnya.” (H.R. Ibnu Majah).

Akan tetapi, di sana ada ghibah yang diperbolehkan karena adanya hajat yang mendesak. Hal ini dijelaskan oleh Al Imam An Nawawi.

Beliau mengatakan ada enam perkara yang dikecualikan dari ghibah:

1⃣ Mengadukan kezhaliman kepada pihak yang berwajib.

2⃣ Meminta bantuan untuk merubah kemungkaran dan mengembalikan orang yang berbuat maksiat kepada yang benar.

3⃣ Meminta fatwa.

4⃣ Memperingatkan kaum muslimin dari kejelekannya. Seperti seorang yang biasa menipu, menjual dengan tidak jujur, maka tidak mengapa diungkap kejelekannya agar orang tidak tertipu.

5⃣ Seorang yang menampakkan kefasiqannya atau bid'ahnya.

6⃣ Pengenalan. Misalnya seorang sudah terkenal dengan julukan seperti al a'masy (yang kabur penglihatannya), al a'raj (yang pincang), al qashir (yang pendek) dan yang semisalnya. Maka boleh baginya untuk mengenalkan dengan julukan tersebut dan haram menyebutkan dengannya dalam rangka mengurangi kehormatannya.

Namun apabila bisa memberitahukan dengan selainnya maka itu yang lebih utama wallallahu a'lam.

#wiramandiribachrun

BACAAN SEBELUM MEMASUKI KEDIAMAN SETAN

Masih banyak di antara kita yang tidak sadar bahwa kamar mandi adalah tempat bersemayam jin dan setan.

Adab masuk/keluar kamar mandi :

√ Jangan berlama-lama di kamar mandi.
√ Masuk dengan kaki kiri, keluar dengan kaki kanan.
√ Ucapkan bismilah (dalam hati jika dikamar mandi), agar aurat kita tidak dilihat oleh mereka.
√ Jangan menyanyi di kamar mandi, karena saat mendengar suara kita, orang akan membayangkan apa yang sedang kita lakukan.
√ Bersihkan secara teratur agar kamar mandi tidak kotor atau licin dan membahayakan. Karakter kebersihan seseorang bisa dilihat dari kebersihan kamar mandinya.

🚪DOA MASUK WC🚽

(بِسْمِ اللهِ) اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

♻ "Bismillaahi Allaahumma inniy a'uudzu bika minal khubutsi wal khobaa-its"

🌴 “Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.”

📚 [HR. Al-Bukhari 1/45 dan Muslim 1/283. Tambahan "bismillaah" di awal hadits, menurut riwayat Said bin Manshur, lihat Fathul Baari 1/244]

🚪DOA KELUAR DARI WC🚽

غُفْرَانَكَ
♻ "Ghufroonaka"

🌴 “Aku mohon ampun kepada-Mu.”

📚 [HR. Ashhaabus Sunan, kecuali An-Nasai, beliau meriwayatkan dalam ‘Amalul Yaumi wal Lailah, lihat Takhrij Zaadul Ma’aad 2/387]

══════ ❁✿❁ ═════

ORANG TERKUAT

💪Siapakah Orang yang Kuat?

➡ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,

لَيْسَ الشَّديدُ بالصُّرَعَةِ ، إنَّما الشَّديدُ الَّذي يَملِكُ نَفْسَهُ عندَ الغَضَبِ

👊 “Bukanlah orang yang kuat itu yang dapat memenangkan pertarungan, akan tetapi orang yang kuat itu adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]