Sabtu, 15 Agustus 2015

DAMPAK ISTRI BEKERJA PADA RUMAH TANGGA

Wahai ayah, jangan kau biarkan istrimu mencari nafkah, karena Allah akan meminta pertanggungjawaban padamu kelak, apa yang kau lakukan pada keluargamu....

Bahaya Dan Dampak Negatif Akibat Wanita Bekerja Di Luar Rumah:

1. Bahaya bagi wanita itu, yaitu akan hilangnya sifat dan karakteristik kewanitaannya, menjadi asing dengan tugas rumah tangga dan kurangnya perhatian terhadap anaknya.

2. Bahaya bagi diri suami, yaitu suami akan kehilangan curahan kelembutan, keramahan, dan kegembiraan. Justru yang didapat adalah keributan dan keluhan-keluhan seputar kerja, persaingan karir antar teman, baik laki-laki maupunwanita. Bahkan, tidak jarang suami kehilangan kepemimpinannya lantaran gaji isteri lebih besar. Wallaahul
Musta’aan.

3. Bahaya (dampak) bagi anak, yaitu hilangnya kelembutan,kasih sayang dan kedekatan dari seorang ibu. Semua itu tidak dapat digantikan oleh seorang pembantu atau pun seorang guru. Justru yang didapati anak adalah seorang ibu yang pulang dalam keadaan letih dan tidak sempat lagi memperhatikan pendidikan anak-anaknya.

4. Bahaya (dampak negatif) bagi kaum laki-laki secara umum,yaitu _apabila semua wanita keluar dari rumahnya untuk bekerja, maka secara otomatis mereka telah menghilangkan kesempatan bekerja bagi laki-laki yang telah siap untuk bekerja_

5. Bahaya (dampak negatif) bagi pekerjaan tersebut, yaitu bahwa fakta di lapangan menunjukkan bahwa wanita lebihbanyak memiliki halangan dan sering absen karena banyaknya sisi-sisi alami (fitrah)nya yang berpengaruh terhadap efisiensi kerja, seperti haidh, melahirkan, nifas, dan lainnya.

6. Bahaya (dampak negatif) bagi perkembangan moral, yaitu hilangnya kemuliaan akhlak, kebaikan moral serta hilangnya rasa malu dari seorang wanita. Juga hilangnya kemuliaanakhlak dan semangat kerja dari kaum suami. Anak-anak pun menjadi jauh dari pendidikan yang benar semenjak kecil.

7. Bahaya (dampak negatif) bagi masyarakat, yaitu bahwa fenomena ini telah mengeluarkan manusia dari fitrahnya dan telah menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Sehingga mengakibatkan rusaknya tatanan hidup dan timbulnya kekacauan serta keributan.

[Disalin dari buku Bingkisan Istimewa Menuju Keluarga
Sakinah, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit
Pustaka At-Taqwa Bogor - Jawa Barat, Cet Ke II Dzul Qa'dah
1427H/Desember 2006]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar