Sabtu, 04 Juni 2016

WASPADA DAN KENALI DAGING BABI, KARENA DO'A BISA TERTOLAK KARENANYA

Menjelang idul fitri banyak pedagang yang nakal dengan modus mencampur daging sapi/kerbau dengan daging babi.

Meski tidak selalu beraksi di bulan ramadhan, namun mengingat kebutuhan daging meningkat maka banyak yang nekat mengoplos daging tersebut

Jika tidak teliti maka kita akan mendapatkan daging babi meski penjualnya memakai peci atau ada perempuan berjilbab disamping si penjual daging.

Hindari membeli daging beku di pasar swalayan karena kebanyakan daging tersebut impor, yang dipotong tidak dengan menyembelih, melainkan dengan mesin jagal, tanpa membaca basmalah.

Sedapat mungkin cium daging yang akan kita beli karena daging babi mempunyai bau menyengat.

Berikut diantaranya ciri khas daging babi berikut keterangan penggunaan daging babi dalam produksi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Sebagai muslim, kita dilarang memakan babi, sedangkan babi terdapat di banyak produk baik lokal maupun impor.

Jika kita tidak peduli kehalalan makanan, pakaian dan penghasilan kita, apakah kita pantas menuntut Allah ta'ala mengabulkan do'a yang kita pinta, atau memberkahi kehidupan kita?

Jika hidup kita masih sulit, penuh masalah, periksalah kepedulian kita terhadap halal dan haram.

Allahu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar